KETUA KOMISI IV DPRD KABUPATEN BOGOR HADIRI SANTUNAN RATUSAN ANAK YATIM DAN DHUAFA DI DESA NEGLASARI
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Desa Neglasari bersama masyarakat itu mengusung tema "Meraih Berkah dengan Berbagi" sebagai wujud kepedulian sosial serta semangat kebersamaan dalam membantu sesama.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Kecamatan Dramaga, Edi Supardi selaku Staf Pemberdayaan Masyarakat, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Kepala Desa Neglasari Yayan Mulyana beserta jajaran, tokoh agama, tokoh masyarakat, alim ulama, serta ratusan anak yatim dan tamu undangan.
Suasana penuh kehangatan tampak mewarnai acara. Ratusan anak yatim menerima santunan yang dihimpun dari pemerintah desa, masyarakat, serta para donatur sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama.
Dalam sambutannya, H. Wasto menyampaikan bahwa menyantuni anak yatim merupakan salah satu bentuk ibadah yang dianjurkan dalam ajaran Islam. Menurutnya, kegiatan santunan yang dilaksanakan secara terbuka juga menjadi bentuk transparansi dan akuntabilitas atas dana yang dihimpun dari masyarakat.
Ia mengungkapkan, sejumlah kabupaten dan kota di Indonesia telah memiliki Peraturan Daerah (Perda) yang mengatur perlindungan dan kesejahteraan anak yatim, termasuk pemenuhan hak di bidang pendidikan dan kesehatan.
"Harapan kami, Pemerintah Kabupaten Bogor ke depan juga dapat menghadirkan regulasi serupa sebagai bentuk penguatan perhatian dan perlindungan terhadap anak-anak yatim dan yatim piatu," ujarnya.
H. Wasto juga mengapresiasi kekompakan Pemerintah Desa Neglasari bersama masyarakat yang terus menjaga semangat gotong royong melalui kegiatan santunan tersebut. Menurutnya, kolaborasi seperti ini menjadi contoh nyata kepedulian sosial yang perlu terus dipertahankan.
Ia berharap kegiatan berbagi kepada anak yatim dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan menginspirasi lebih banyak pihak untuk turut peduli terhadap kesejahteraan mereka.
Jk


Komentar
Posting Komentar